Art Original
tinjauan hukum islam terhadap hak dan kewajiban suami istri terhadap doktrin keseimbangan gender (studi kasus di desa nikkel,kecamatan nuha,kabupaten luwu timur)
hasil penelitian menunjukkan bahwa: hukum islam menempatkan hak dan kewajiban suami sitri sebagai sesuatu yang bersifat timbal balik,di mana suami berkewajiban memberikan nafkah lahir dan batin serta perlindungan,sementara istri berkewajiban menjaga kehormatan diri dan menaati suami dalam hal yang ma'ruf. keduanya memiliki hak bersama,yaitu saling mencintai,bermusyawarah,serta bekerja sama dalam mendidik anak dan mengelola rumah tangga menekankan bahwa kesetaraan tidak berarti menghapus perbedaan kodratim,tetapi menempatkan peran sesuai proposi masing-masing dengan prinsip keadilan ('adl),musyawarah (syura'),dan kasih sayang (mawaddah wa rahmah). dengan demikian,keseimbangan gender dalam perspektif islam adalah kemitraan yang harmonis antara suami dan istri.
| 202800013 | SKR 2025 IKA t | My Library (SKRIPSI) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain